Kamis, 27 November 2014

PENGERTIAN, CONTOH, MANFAAT, MODEL, CARA KERJA, DAN KELEBIHAN & KEKURANGAN CLOUD COMPUTING

http://3.bp.blogspot.com/-D62wrryZMvc/UoxTxU3xnXI/AAAAAAAAAI0/VxidLN692_8/s1600/cloud-computing.jpg

PENGERTIAN CLOUD COMPUTING
Cloud Computing adalah kumpulan dari beberapa resources yang terintegrasi menjadi satu dan digunakan melauli web. Sebenarnya, cloud computing ini didasarkan pada teknologi grid computing yang membuat skalabilitas suatu sistem komputasi menjadi sangat besar dengan cara menggabungkan beberapa sumber daya komputer menjadi satu resource. Sehingga tidak salah jika ada orang yang mengatakan cloud computing adalah grid computing yang digabungkan dengan virtualisasi.
Cloud computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Cloud computing ialah suatu metoda di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna bisa mengaksesnya melalui internet tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki endali terhadap infrastuktur teknologi yang membantunya.

CONTOH CLOUD COMPUING
          Google Drive adalah layanan cloud storage dari Google yang diluncurkan pada akhir April 2012, yaitu layanan untuk menyimpan file di internet pada storage yang disediakan oleh Google. Dengan menyimpan file di Google Drive maka pemilik file dapat mengakses file tersebut kapanpun dan dimanapun dengan menggunakan komputer dekstop, laptop, tablet maupun smartphone. Dan file tersebut dapat di share dengan orang lain untuk berbagi pakai dan juga kolaborasi peng-editannya. Kapasitas yang disediakan oleh google drive untuk layanan gratis adalah 5GB, untuk menggunakan kapasitas lebih dari itu maka akan dikenakan biaya.
Dengan menggunakan Google Drive, berarti pemilik file telah memiliki back-up file nya di internet, sehingga jika terjadi sesuatu pada file yang disimpan di komputer atau laptop, misal file tersebut rusak atau hilang atau terkena virus, atau komputer rusak yang menyebabkan tidak dapat digunakan, maka file yang berada di Google Drive tetap aman dan tetap bisa diakses menggunakan komputer lain yang terhubung ke internet.

MANFAAT CLOUD COMPUTING
Manfaat-manfaat dari teknologi berbasis sistem cloud
1.    Semua data tersimpan di server secara terpusat
Salah satu keunggulan teknologi cloud adalah memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server berdasarkan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing itu sendiri. Selain itu, pengguna juga tidak perlu repot-repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan/storage, karena semua telah tersedia secara virtual.
2.    Keamanan data
Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
3.    Fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi
Teknologi Cloud menawarkan flesibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) terkoneksi dengan internet.
4.    Investasi jangka panjang
Penghematan biaya akan pembelian inventaris seperti infrastuktur, hardisk, dll akan berkurang dikarenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedian layanan Cloud Computing. Biaya royaltu atas lisensi software juga bisa dikurangi karena semua telah dijalankan lewat kompetisi berbais Cloud.
MODEL LAYANAN CLOUD COMPUTING

· Software as a service (SaaS). Model layanan ini mengijinkan user untuk mengaskses aplikasi yang dijalankan di cloud. User tidak perlu mengelola infrastruktur atau aplikasi selain aplikasi yang sudah dibatasi settingnya. Cukup mengaksesnya saja.
Contoh SaaS : Google Apps, Microsoft Office 365, dan OnLive.
·Platform as a service (PaaS). Model layanan ini mengijinkan user untuk mendistribusikan aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa programming tertentu untuk framework dan tool yang digunakan diinfrastruktur cloud. User tidak dapat mengatur infrastruktur, namun memiliki kontrol penuh atas aplikasi yang didistribusikan.
Contoh PaaS : Amazon Elastic Beanstalk, Cloud Foundry, Heroku, Force.com, EngineYard, Mendix, Google App Engine, Windows Azure Compute dan OrangeScape.
·Infrastructure as a service (IaaS). Model layanan ini menyiapkan user dengan pemrosesan, penyimpanan, jaringan dan infrastuktur sumber komputasi lainnya. User tidak dapat mengatur infrastruktur, namun tetap dapat mengatur OS (operating system), aplikasi dan programming framework yang digunakan dalam infrastruktur tersebut.
Contoh IaaS : Amazone CloudFormation, Cloud Rackspace, Terremark, Windows Azure Virtual Machines, Google Mesin Hitung, dan Joyent.
CARA KERJA CLOUD COMPUTING
Sistem Cloud bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/periintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah-perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah perintah diterima di server aplikasi kemudian data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.
Contohnya lewat penggunaan email seperti Yahoo atau Gmail. Data dibeberapa server diintegrasikan secara global tanpa harus mendownload software untuk menggunakannya. Pengguna hanya memerlukan koneksi internet dan semua data dikelola langsung oleh Yahoo dan juga Google. Software dan memori atas data pengguna tidak berada di komputer yang terhubung ke internet.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN CLOUD COMPUTING
Kelebihan Cloud Computing
1. Keuntungan bagi para pelaku bisnis adalah minimalisasi biaya investasi infrasturkur publik sehingga bisnis bisa lebih terfokus pada aspek fungsionalitasnya,
2.     Bagi application developer, layanan Platform as a Service (PaaS) memungkinkan pengembangan dan implementasi aplikasi dengan cepat sehingga meningkatkan produktivitas,
3.     Bagi para praktisi yang bergerak di industri TI, hal ini berarti terbukanya pasar baru bagi industri jasa pengembangan teknologi informasi,
4.  Bagi para pebisnis di bidang infrastuktur, hal ini merupakan peluang yang besrakarena dengan meningkatnya penggunaan layanan Software as a Service (SaaS) ini akan meningkatkan penggunaan bandwidth internet,
5.     Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat.

Kekurangan Cloud Computing
Resiko yang harus dihadapi user dalam penggunaan Cloud Computing anatara lain :
1.      Service level, artinya kemungkinan service performance yang kurang konsisten dari protection dan data recovery,
2.     Privacy, yang berarti adanya resiko data user akan diakses oleh orang lain karena hosting dilakukan secra bersama-sama,
3.      Compliance, yang mengacu pada resiko adanya penyimpangan level compliance dari provider terhadap regulasi yang diterapkan oleh user,
4.     Data ownership, mengacu pada resiko kehilangan kepemilikan data begitu data disimpan dalam cloud,
5.     Data mobility, mengacu pada kemungkinan share data antar cloud service dan cara memperoleh kembali data jika suatu saat user melakukan proses terminasi terhadap layanan Cloud Computing.

Beberapa pertimbangan lain yang menjadi resiko Cloud Computing adalah
-            Ketidakpastian kemampuan penegakan kebijakan keamanan pada provider
-            Kurang memadainya pelatihan dan audit TI
-            Patut dipertanyakan kendali akses istimewa pada situs provider
-            Ketidakpastian kemampuan untuk memulihkan data
-            Kedekatan data pelanggan lain sehingga kemungkinan tertukar
-            Ketidakpastian kemampuan untuk mengaudit operator
-            Ketidakpastian keberlanjutan keberadaan provider
-            Ketidakpastian kepatuhan provider terhadap peraturan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar